Jenis-Jenis Permainan Anak Laki-Laki Khas Indonesia

Discussion in 'Education' started by White Drawer, Oct 26, 2018.

  1. White Drawer

    White Drawer New Member

    Joined:
    Oct 25, 2018
    Messages:
    12
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Seiring dengan berkembangnya zaman, ada banyak hal yang berubah dalam permainan anak laki-laki. Sekarang anak laki-laki lebih senang bermain game di gadget masing-masing sehingga tidak lagi melakukan aktivitas fisik di luar rumah dengan teman-temannya. Sudah jarang sekali dari mereka yang tertarik memainkan permainan tradisional yang melatih jiwa mereka untuk senang bersosialisasi, belajar sportif, dan mengasah kreativitas.

    Untuk Anda yang memiliki anak laki-laki, mulailah sedini mungkin untuk mengenalkan permainan anak laki-laki tradisional. Ajaklah mereka untuk lebih aktif bergerak dan tidak hanya berdiam diri di rumah, bermain video game, ataupun gadget. Permainan khas Indonesia yang bisa Anda coba ajarkan untuk mereka ada banyak sekali, diantaranya adalah sebagai berikut ini.

    Jenis permainan anak laki-laki

    1. Meriam bambu

    Permainan anak laki-laki ini sangat populer di zaman dahulu dan tergolong permainan tradisional yang agak musiman. Biasanya permainan ini dimainkan menjelang bulan puasa, peringatan hari-hari besar, ataupun saat bulan ramadan. Meriam bambu ini semacam petasan yang menggunakan bambu sebagai alatnya. Bambu yang dipilih juga tidak boleh sembarangan, yaitu bambu yang sudah tua dan berukuran besar.


    Selain bambu, bahan lain yang digunakan adalah karbit sebagai pendukung agar bunyi ledakannya menggelegar dan terdengar jauh hingga 1 sampai 2 kilometer. Namun permainan ini cukup berbahaya untuk dilakukan dan harus dibawah pantauan orang tua. Sehingga permainan ini jarang dilakukan dan hanya untuk waktu-waktu tertentu saja.


    2. Pletokan atau jedoran

    Cara memainkan permainan anak laki-laki yang satu ini mirip dengan game “point blank” yang biasa dimainkan di gadget oleh anak zaman sekarang. Yang membedakannya adalah permainan ini lebih mengasyikkan karena dimainkan bersama teman-teman dan tentu saja membuat fisik juga ikut aktif. Permainannya dimainkan secara beregu dengan membawa pletokan yang berfungsi sebagai senapannya.


    Tugas dari setiap anak adalah menjadi seorang sniper, mencari lawan untuk dibidik, dan harus belajar mengarahkan pletokan dengan pas ke sasaran. Senapannya terbuat dari bambu kecil dengan ukuran diameter 2 hingga 3 cm dan panjang 30 cm. Peluru yang digunakan untuk membidik terbuat dari kertas yang sudah dibasahi dan dibentuk menjadi bulatan-bulatan kecil.


    3. Layang-layang

    Layang-layang adalah permainan anak laki-laki yang masih terus ada dari masa ke masa. Biasanya layang-layang dimainkan pada saat musim kemarau karena banyak angin sehingga mudah menerbangkannya. Anak-anak memainkan layang-layang di tempat yang luas dan berangin seperti di tanah lapang, sawah, ataupun pantai. Kegiatan ini sangat menyenangkan apalagi ketika adu tinggi layang-layang dengan teman yang lain.


    Anak-anak dapat membuat layang-layang sendiri ataupun membelinya. Membuat layang-layang juga hal yang mengasyikkan. Hal ini dapat mengasah kreativitas karena anak bisa membuat layang-layang dengan bentuk sesuai dengan selera. Bahan yang dibutuhkan untuk membuat layang-layang adalah buluh atau batang bambu yang sudah diraut sebagai kerangka, kertas minyak beraneka warna, dan tali.


    4. Gundu atau kelereng

    Permainan gundu atau kelereng ini semakin jarang sekali ditemukan di zaman modern. Bahkan mungkin banyak anak yang tidak mengetahui apa itu kelereng. Kelereng adalah bola kecil yang terbuat dari kaca transparan yang didalamnya terdapat beberapa warna sehingga terlihat menarik. Namun ada juga kelereng yang polos dengan satu warna saja.


    Ada banyak cara dalam memainkan kelereng ini, salah satunya adalah dengan mencari kelereng andalan yang akan dijadikan alat untuk bermain. Setelah semua anak mengumpulkan kelereng pilihannya, kelereng itu disebar ke tanah atau lantai. Nantinya yang mendapat giliran bermain akan mengincar kelereng lain untuk ditembak dengan kelerengnya.


    Bila tembakan tidak tepat mengenai sasaran dengan sekali tembakan, pemain lain akan menggantikannya. Yang menang akan mendapatkan sejumlah kelereng sesuai dengan kesepakatan yang sudah dibuat sebelum permainan dimulai. Jadi nantinya pemenang akan membawa pulang banyak kelereng.


    5. Ketapel

    Permainan yang lain adalah ketapel. Ketapel yaitu sebuah alat yang terbuat dari batang kayu dengan bentuk huruf Y. Di bagian atas kanan dan kiri diikatkan karet dan di tengahnya dipasang kulit sebagai tempat batu yang akan dibidikkan untuk berburu. Biasanya alat ini digunakan untuk berburu binatang seperti burung atau untuk membidik buah agar jatuh dari tangkainya.


    Cara menggunakannya seperti saat memainkan game “angry bird” di gadget. Ambil batu dan letakkan di bagian tengah kulit yang digunakan untuk melontarkan. Tarik hingga maksimal dan arahkan ke tujuan yang akan dibidik.

    Ternyata ada banyak sekali permainan anak laki-laki khas dari daerah Indonesia. Kenalkanlah sedini mungkin pada anak agar tidak hilang dimakan zaman dan mereka tidak hanya memainkan mainan di gadget sehingga menjadi anak yang anti sosial. Sumber: Muffin Graphics
     
  2. noer98

    noer98 Member

    Joined:
    Feb 4, 2014
    Messages:
    588
    Likes Received:
    50
    Trophy Points:
    28
    Google+:
    nice info gan ... memang harus dikurangi main gadget
     
  3. Remmy

    Remmy Member

    Joined:
    Dec 5, 2017
    Messages:
    516
    Likes Received:
    27
    Trophy Points:
    28
    nostalgia jaman masih bocah ini , cuma meriam bambu aja yang belom pernah nyoba , pletokan sama ketapel paling seneng dulu , layang2 agak susah karena ane tinggal didaerah padat jadi udah gada space buat main layangan, paling bisa di atas genteng , itu pun emak ane ngamuk nya luar biasa :D
     
Loading...

Share This Page