Buruh dan Ketahanan Nasional

Discussion in 'Politik' started by muhrasta, Sep 23, 2013.

  1. muhrasta

    muhrasta New Member

    Joined:
    Sep 20, 2013
    Messages:
    51
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    6
    Para pendiri negara (the founding father), Republik Indonesia telah mengamanatkan dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, yang mana dalam isi pembukaan UUD 1945 mengisaratkan kesatuan politik, ekonomi, budaya, sosial, ilmu pengetahuan, dan keamanaan serta ketentraman dalam memperkuat ketahanan nasional, sebagai satu prasarat mencapai kehidupan yang sejahtera dan damai. Ketahanan Nasional, yang merupakan kondisi suatu bangsa yang berisi keuletan dan ketangguhan yang mampu mengembangkan ketahanan, Kekuatan nasional dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan, hambatan dan ancaman baik yang datang dari dalam maupun dari luar. Juga secara langsung ataupun tidak langsung yang dapat membahayakan integritas, identitas serta kelangsungan hidup bangsa dan negara.

    Melihat paradigma tersebut, maka dibutuhkan satu kesatuan semua komponen bangsa dalam menciptakan situasi dan kondisi masyarakat yang aman, damai, tentram dan sejahtera. Salah satu komponen masyarakat pembentuk ketahanan nasional tersebut adalah para Buruh di Indonesia. Tidak kita pungkiri bagaimana keberadaan buruh di Indonesia sebagai bagian yang tak terpisahkan dari sejarah Bangsa Indonesia, baik sebeleum kemerdekaan maupun sampai saat ini, kaum buruh memiliki peranan yang sangat vital dalam menciptakan kekuatan nasional Indonesia.

    Kaum buruh memegang peranan penting hingga kini, Indonesia masih tercatat sebagai negara dengan jumlah angkatan kerja (buruh) terbesar selain Cina. Untuk kaum buruh harus memposisikan keberadaannya pada posisi yang super hati-hati, jangan sampai dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab, oleh pihak-pihak yang ingin menciptakan kondisi harmonis Indonesia terganggu, sehingga tercipta situasi dan kondisi yang dapat merusak ketahanan nasional kita. Buruh harus menempatkan aspirasi nya pada posisi yang sepatutnya dengan tuntutan-tuntutan yang rasional dan dapat diterima serta dijalankan pengusaha dan pemerintah, bukan malah dengan tuntutan para buruh membuat “kekacauan” ekonomi, dikarenakan ketidaksanggupan para pengusaha memenuhi keinginan para buruh.

    Upaya pemerintah dalam mensejahterakan para buruh dan berupaya menjembatani antara kaum buruh dengan penmgusaha perlu kita apresiasi, seperti kebijakan kenaikan upah tidak kena pajak ( Penghasilan Tidak Kena Pajak ‘PTKP”), pembangunan rumah bagi para pekerja (Buruh), pembangunan rumah sakit khusus pekerja di wilayah tenaga kerja, dan berbagai kebijakan dilakukan pemerintah demi meningkatkan kesejahteraan buruh. Untuk itu diperlukan kerjasama yang baik semua pihak, khususnya kaum buruh demi menciptakan iklim ekonomi yang sehat, agar kesejahteraan bersama, khususnya para buruh dapat terwujud, dan ketahanan ekonomi nasional pun dapat tercipta dengan baik.
     
  2. wphoet

    wphoet You'll Never Walk Alone

    Joined:
    Feb 19, 2013
    Messages:
    1,149
    Likes Received:
    142
    Trophy Points:
    63
    Google+:
    Permisi nih, biar forum ini

    Permisi nih, biar forum ini lebih enak dilihat postingannya saya edit sedikit, usahakan gunakan huruf besar seperlunya aja dan usahakan juga per paragraf ada space enternya supaya yg baca jadi enak. btw lain kali judulnya jangan kebanyakan huruf besar semua ya.. seperlunya saja. *ketawa3*
     
  3. ncang

    ncang Super Level

    Joined:
    Feb 7, 2013
    Messages:
    4,655
    Likes Received:
    758
    Trophy Points:
    113
    Google+:
    kalau memang ini tulisan TS

    kalau memang ini tulisan TS kenapa tidak dicantumkan sumber nya ? misalnya ke kompasiana
     
Loading...
Similar Threads - Buruh Ketahanan Nasional
  1. muhrasta
    Replies:
    1
    Views:
    601
  2. muhrasta
    Replies:
    0
    Views:
    593
  3. muhrasta
    Replies:
    2
    Views:
    589

Share This Page