Wasit Liga 1 2021 Kontroversi Belum Diberikan Sangsi Oleh PSSI

Discussion in 'Bola' started by Rizki_iki, Sep 7, 2021.

Tags:
  1. Rizki_iki

    Rizki_iki Member

    Joined:
    Jan 14, 2019
    Messages:
    40
    Likes Received:
    2
    Trophy Points:
    8
    [​IMG]
    Berita bola terbaru, Selasa 7 Septeber 2021 datang dari Liga 1 2021/2022. Kompetisi teratas liga 1 ini tidak lepas dari kontroversi dari kepemimpinan wasit. Namun mereka yang membuat kesalahan itu belum diberi sanksi oleh PSSI.

    Kontroversi pertama terjadi dalam laga pembuka antara Bali United melawan Persik Kediri di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 27 Agustus. Ketika itu Persik tidak mendapatkan kesempatan mengeksekusi ulang penalti meski kiper Bali United, Wawan Hendrawan, tidak berada di posisi yang seharusnya.

    Kedua, dalam pertandingan Persipura kontra Persita. Dalam laga ini gol Pendekar Cisadane yang diciptakan Ahmad Nur Hardianto tak disahkan wasit Fariq Hitaba karena dianggap offside. Ini putusan salah, sebab Hardianto onside.

    Pada pertandingan Bhayangkara FC versus Persiraja pun terjadi kontroversi. Wasit tetap mengesahkan eksekusi penalti Ezechiel N'Douassel meski ada pemain Persiraja yang berada di kotak penalti. Sesuai aturan, penalti ini harus diulang.

    Setelah tiga pertandingan pertama dan PSSI melakukan penyegaran wasit, kontroversi masih terjadi. Salah satunya dalam laga Persib kontra Barito Putera. Wasit tidak mengesahkan gol Bassim Rashid karena dianggap offside, padahal onside.

    Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), memastikan segala kesalahan wasit pada pekan pertama Liga 1 2021/2022 akan ditindak. Dalam hal ini Komite Wasit PSSI yang melakukan pengawasan dan pemanggilan ke wasit.

    "Wasit dan perangkat pertandingan terus diperhatikan. Dalam hal ini PSSI lewat Komite Wasit akan mengurus. Saya lihat PSSI terus membuat catatan per pertandingan untuk bahan evaluasi. Tidak didiamkan soal wasit ini," ucap Lukita.

    Ketua Komite Wasit PSSI, Ahmad Riyadh mengatakan, PSSI tak tinggal diam dengan kepemimpinan wasit. Kinerja setiap wasit yang membuat kesalahan dianalisis dan dilakukan dievaluasi. Namun untuk pekan pertama ini belum akan diberikan sanksi
    "Untuk pekan pertama ini kan tahap-tahap menegangkan karena tidak bertanding selama satu tahun setengah. Biasa demam panggung, tetapi bisa dilewati oleh teman-teman wasit. Mudah-mudahan pekan selanjutnya akan lebih baik," kata Riyadh.

    "Kami evaluasi saja dulu dari pekan pertama. Kami akan pelajari dulu, ke depannya bagaimana. Yang penting kesalahannya tidak mengubah hasil pertandingan. Setelah itu nanti baru akan kami evaluasi [akan diberi sanksi]," ujarnya.
    Riyadh menjelaskan, laporan sembilan pertandingan Liga 1 2021/2022 sudah didapat. Seusai pertandingan Komite Wasit PSSI langsung mendapat laporan. Dari laporan tersebut komite ini melakukan kajian dan evaluasi.

    "Sekarang kan era digital, jadi kami langsung dapat laporan. Kami langsung lakukan kajian. Untuk wasit yang memimpin laga selanjutnya akan kami gilir. Kami akan melihat zona dan klub yang bertanding bagaimana," kata Riyadh mengakhiri.
     
Loading...

Share This Page