Waduh Tahun baru Kondom Laris Manis Gan

Discussion in 'General Lifestyle' started by syarifahmad, Jan 3, 2014.

  1. syarifahmad

    syarifahmad Member

    Joined:
    Dec 30, 2013
    Messages:
    49
    Likes Received:
    4
    Trophy Points:
    8
    Waduh Tahun baru Kondom Laris Manis Gan

    Astaghfirullah, Penjualan Kondom Di TahunBaru Melonjak Drastis

    [​IMG]

    Seperti di lansir berita Voa-islam.com, Kamis, 29 Safar 1435 H / 2 Januari 2014 00:58 wib. Sebut saja N (27) perempuan berjilbab adalah insial dari seorang pelayan salah satu apotek di Jawa Timur, dia menuturkan penjualan kondom selama menjalang tahun baru melonjak drastis, di hari biasa penujualan kondom tidak sampai satu boks. Namun pada malam tahun baru, apotek menjual hingga tahun tiga boks kondom.

    Setiap sachet berisi tiga buah #kondom. Jadi kalau tiga bok, jadi kita berhasil menjual 225 buah kondom, tambahnya celakanya lagi sang konsumen adalah remaja. Modus pembelian kondom biasanya pelajar akan berpura-pura menerima SMS. Setelah membaca pesan pendek itulah pelajar tersebut membeli alat kontrasepsi itu. "Biasanya mereka mengaku dititipi oleh seseorang," lain hal menurut salah satu apoteker di Jakarta agar tidak ketahuan, para pembeli kondom di apotek yang malu-malu terutama karena masih remaja sering memakai istilah tertentu sebagai kode. Masing-masing kode lebih populer di kalangan tertentu dan di tiap daerah bisa berbeda-beda "kode yang paling populer itu C.O. singkatan dari condom. Petugas di apotek pasti tahu kalau itu kondom.

    Fakta di atas adalah sebagian kecil kondisi remaja di Indonesia, sangat mungkin di kota-kota lain hal serupa bisa terjadi, lihat saja bagaimana tempat hura-hura ramai memberikan service spesial di hari pergantian tahun baru, seperti klab, hotel, diskotik, hiburan musik, jamuan beralkhol seolah menjadi pelangkap acara, dan tentunya puncak acara tersebut di tutup dengan maksiat besar yaitu pesta seks. Benar-benar ngiris kondisi bangsa Indonesia yang katanya negeri muslim terbesar namun kenyataannya hanya menjadikan islam sebagai agama indentitas di KTP, tentu saja ini disebabkan oleh banyak hal, yaitu:

    1) Adanya serbuan budaya barat

    Tahun baruan adalah sebuah perayaan di negeri-negeri barat, barat begitu getol menginvansi budayanya ke negeri kaum muslimin, melalui gaya hidup, tontonan yang sengaja dijual melalui media sosial menjadikan kaum muslimin cenderung hedonis, mereka silau tergoda tanpa mampu menyaringnya

    2) Lemahnya iman

    Tidak bisa dipungkiri mereka yang merayakan tahun baru adalah orang-orang yang pemahaman agamanya dangkal, terbukti mereka tidak menjadikan islam sebagai aturan yang mengatur sosial kehidupannya, mereka menganggap islam sebagai agama ritual semata. Terbukti mereka tidak sadar bahwa merayakan tahun baru merupakan budaya agama lain.

    okelah Agan 2 semua.. sepertinya klo dipost ful di sini mungkin akan jadi duplicat content... sobat langsung aja ke sumbernya ya ke sini ni artikel lanjutannya >>

    Astaghfirullah, Penjualan Kondom Di TahunBaru Melonjak Drastis
     
  2. seowaps

    seowaps Member

    Joined:
    Dec 10, 2013
    Messages:
    64
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    8
    @seowaps write

    wahaha masa gan serius nih?
     
  3. syarifahmad

    syarifahmad Member

    Joined:
    Dec 30, 2013
    Messages:
    49
    Likes Received:
    4
    Trophy Points:
    8
  4. Adhum

    Adhum Member

    Joined:
    Dec 29, 2013
    Messages:
    127
    Likes Received:
    2
    Trophy Points:
    18
    waahhhh C.O laris manis nh

    waahhhh C.O laris manis nh kayak kacang goreng hahahahaha *ketawa1*
    tpi gan gk ada hubungannya agama sama tahun baru, agama ya agama, tahun baru ya tahun baru, yg salah itu cara perayaannya bkan yg merayain.... yah ini sih mnurut ane gan.... *berkeringat*
     
  5. Mondebutter

    Mondebutter Member

    Joined:
    Apr 1, 2013
    Messages:
    338
    Likes Received:
    12
    Trophy Points:
    18
    Google+:
    jaman saiki gan, rusak pada

    jaman saiki gan, rusak pada *kaget2*
     
Loading...

Share This Page