Tetap Optimis dengan KPK Menjelang Pemilu 2014

Discussion in 'Politik' started by muhrasta, Oct 16, 2013.

  1. muhrasta

    muhrasta New Member

    Joined:
    Sep 20, 2013
    Messages:
    51
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    6
    Satu Kalender Lagi (2014), Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden digelar. Pemilu ke empat sesudah rezim Soeharto tumbang. Sebuah medan kompetisi antar partai politik. Lengkap dengan segala pernak-pernik konflik kepentingan dan pertarungan kekuasaan. Sesekali berlangsung keras bahkan berdarah. Dilain waktu, mengayun gemulai dalam negosiasi dan kompromi tertutup. Seluruh rasaƂ dan pergulatan ideologi, nalar, hingga ketingkat paling pragmatis membaur jadi satu: Menang atau Kalah. Sayang, masyarakat mulai lelah. Malah cenderung apatis dan sinis atas segala fakta-fakta politik.

    Mengapa demikian?? Karena akar dari apatisme rakyat atas partai, politisi, dan proses politik formal, bersumber dari realitas yang dipertontonkan oleh mayoritas elit politik secara nasional, salah satunya adalah euforia kasus korupsi (suap-menyuap) yang menimpa ketua mahkamah konstitusi akil mochtar.

    Dengan momentum tertangkap tangannya Akil ini sebenarnya menjadi titik terang dalam pemberantasan korupsi dinegeri ini, momentum ini bisa menjadi gergaji untuk memotong akar dari apatisme rakyat terhadap pemberantasan korupsi, dan disamping kejadian ini pula bisa juga dimanfaatkan untuk membersihkan total MK, Inilah pekerjaan besar kita bersama untuk membangun negeri ini dan dukung kpk dalam penanganan kasus-kasus besar yang lain.
     
Loading...

Share This Page