Sering Kesemutan ? Mungkinkah Gejala Carpal Tunnel Syndrome

Discussion in 'Health & Medical' started by maulana9407, Sep 7, 2017.

Tags:
  1. maulana9407

    maulana9407 Member

    Joined:
    Jul 14, 2017
    Messages:
    31
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    8
    Carpal Tunnel Syndrome suatu penyakit yang tidak dapat diduga kehadirannya. Saat di zaman milenial ini, siapa sih yang tidak suka mengetik di smartphone maupun di laptop kesayangannya ? Pasti hampir semua orang sering sekali melakukannya. Mengetik tidak hanya sekedar membalas chat dari seseorang, namun dapat pula berupa posting gambar/tulisan di social media, memberi sebuah komentar, browsing, membalas e-mail, atau bahkan mengerjakan tugas menggunakan alat tersebut.
    [​IMG]
    Namun, pada saat kamu sedang mengetik ? Pernahkah kamu merasakan kram di area pergelangan tangan atau seolah – olah seperti kulit jari tangan sedikit menebal ? Jika kamu pernah merasakannya, bisa saja itu pertanda kamu menderita Carpal Tunnel Syndrome.

    Apa Itu Carpal Tunnel Syndrome ?

    Carpal Tunnel Syndrome atau penyakit sindrom terowongan karpal atau yang biasa disapa CTS adalah sebuah penyakit yang disebabkan oleh terserangnya salah satu saraf yang terdapat pada pergelangan tangan kita. Terserangnya saraf ini, diakibatkan karena adanya dorongan atau penekanan berlebih pada pergelangan tangan. Kemudian, kondisi ini ditandai dengan rasa kesemutan atau mendadak mati rasa pada pergelangan tangan atau tangan atau dapat pula seolah – olah tangan atau pergelangan tangan kita seperti sedang tertusuk jarum. Kondisi ini, mungkin sering kamu alami dan dapat saja itu pertanda kamu menderita Carpal Tunnel Syndrome.

    Penyakit ini dapat diderita baik pria maupun wanita, baik muda maupun tua yang memiliki aktivitas yang dominan menggunakan tangan maupun pergelangan tangan. Namun, pada umumnya yang menderita penyakit ini adalah wanita yang berprofesi sebagai pegawai kantoran. Hal ini disebabkan karena profesinya yang mengharuskan sering menggunakan keyboard dan juga mouse, sehingga sering terjadinya penekanan berlebih pada tangan maupun pergelangan tangan.

    Gejala Carpal Tunnel Syndrome

    Gejala yang terjadi dapat berupa terjadinya rasa nyeri, kesemutan, mati rasa, daya genggam yang lemah (cenderung menjatuhkan sesuatu), mengalami parasthesia (seakan – akan terbakar dan bergetar di bagian ibu jari, telunjuk, jari tengah atau pada telapak tangan), ibu jari terasa melemah, dan muncul rasa sakit yang terus menerus menjalar dari tangan dan kemudian berujung pada lengan. Selain itu ada pula beberapa orang yang sering merasa tak nyaman pada bagian tubuh lengan atas dan juga bahu. Gejala ini akan terasa semakin memburuk pada saat malam hari, sehingga dapat saja mengganggu kualitas tidur kamu.

    Penyebab Terjadinya Carpal Tunnel Syndrome

    Ada banyak hal yang menjadi penyebab terjadinya Carpal Tunnel Syndrome, diantaranya:

    1. Terjadinya penyempitan saraf yang menyebabkan pergelangan tangan membengkak.
    2. Melakukan aktivitas berulang pada pergerakan tangan.
    3. Wanita yang sedang hamil (dikarenakan perubahan hormon yang begitu signifikan dan penumpukan cairan tubuh).
    4. Menderita penyakit kelainan otot dan tulang atau kekurangan tiroid (hipotiroid), atau diabetes.
    5. Adanya faktor keturunan menderita penyakit CTS.
    6. Mengalami cedera pada pergelangan tangan.
    Cara Penanganan Carpal Tunnel Syndrome

    Berikut adalah beraneka cara yang dapat dilakukan untuk penanganan penyakit CTS, diantaranya:

    1. Rubahlah kebiasaan dalam peletakan perangkat komputer (Keyboard, mouse, monitor beserta posisinya).
    2. Melakukan relaksasi pada tangan atau pergelangan tangan, dan anggota tubuh lainnya.
    3. Pada gejala CTS yang ringan dan sedang dapat ditangani dengan cara membalut pergelangan dengan papan kecil (untuk meminimalisir gerakan yang dapat memicu penekanan saraf medianus).
    4. Diberikan suntikan kortikosteroid langsung pada daerah yang terasa nyeri.
    5. Dilakukannya operasi.
    Jenis Pemeriksaan Carpal Tunnel Syndrome

    Jenis pemeriksaan yang dapat dilakukan bagi penderita CTS, diantaranya:

    1. Dilakukannya pemeriksaan fisik.
    2. Adanya pemeriksaan atau tes darah.
    3. Pencitraan dengan ultrasonografi.
    Dan sebenarnya masih banyak tahapan yang dilakukan seseorang untuk mengetahui apakah menderita CTS atau tidak, namun untuk langkah awal akan lebih baik apabila melakukan pemeriksaan dini (Medical Check Up) terlebih dahulu. Karena mencegah lebih baik daripada mengobati. Dan untuk memudahkan anda, saat ini Pesan Lab memiliki layanan Home Service yang diperuntukkan untuk pengambilan sampel di Rumah, Kantor, atau dimanapun kamu berada. Jadi tunggu apa lagi ? Segera lakukan pemeriksaan.
     
Loading...

Share This Page