PSSI Umumkan Nama Klub Yang Tidak Boleh Ganti Nama

Discussion in 'Bola' started by Rizki_iki, May 18, 2021.

  1. Rizki_iki

    Rizki_iki Member

    Joined:
    Jan 14, 2019
    Messages:
    35
    Likes Received:
    2
    Trophy Points:
    8
    [​IMG]

    Berita bola terbaru, Selasa 18 Mei 2021 datang dari PSSI. Federasi ini menegaskan ada sejumlah klub Liga Indonesia yang tidak boleh mengganti nama timnya, baik itu klub yang ada di jadwal Liga 1 2021 maupun Liga 2 2021.

    PSSI beralasan, klub-klub tersebut tak diperkenankan mengganti nama agar tidak terpuruk secara finansial. Terdapat tujuh klub Liga Indonesia yang disebut PSSI tidak diperbolehkan mengganti nama serta logo.

    Ketujuh Klub tersebut adalah, PSM Madiun, PPSM Magelang, Persis Solo, Persib Bandung, Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, dan PSIM Yogyakarta. Fenomena mengganti nama klub yang kerap terdengar menghampiri RANS Cilegon FC sepertinya tidak akan berpengaruh terhadap ketujuh klub tersebut.

    Persija Jakarta dan Persib Bandung serta lima klub lainnya termasuk dalam deretan klub Liga Indonesia yang tak boleh berganti indentitas diantaranya nama tim, logo, dan markas (home base). Hal tersebut disampaikan langsung oleh petinggi PSSI saat mengadakan pertemuan dengan RANS Cilegon FC.

    Sebagaimana diketahui, RANS Cilegon FC milik Raffi Ahmdad sempat dikabarkan ingin mengganti indentitas klub. Suasana pembukaan kompetisi Liga 1 2020 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (29/2/2020).

    RANS Cilegon FC diisukan akan menghapuskan kata Cilegon dalam nama Klubnya. Tak hanya itu, RANS Cilegon FC juga disebut-sebut akan pindah markas ke Jakarta. Namun, hal tersebut ternyata menjadi polemik bagi sebagian besar masyarakat Cilegon.

    PSSI Sebagai Kiblat persepakbolaan Indonesia pun akhirnya turun tangan mencoba meluruskannya. Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, dan Wakilnya, Iwan Budianto, pun menjelaskan hanya ada tujuh klub yang dilarang untuk mengganti indentitas Klub.

    "Jadi, untuk meningkatkan industri sepak bola. PSSI memberikan keleluasaan dalam 'konteksnya terbatas' untuk klub mengganti nama, berubah home base," kata Iwan Budianto seperti dilansir dari YouTube RANS Entertainment.

    "Dengan syarat pembatas itu tujuh klub yang tidak boleh berubah nama, logo, dan home base. Karena ke tujuh klub ini adalah pendirinya PSSI," ujar Iwan.

    "Tujuh klub itu PSM Madiun, PPSM Magelang, Persis Solo, Persib Bandung, Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, dan PSIM Yogyakarta," ucap Mochamad Iriawan menambahkan.

    PSSI pun menjelaskan alasan memberikan kebebasan untuk beberapa klub Liga Indonesia yang ingin mengganti nama. Alasan PSSI yakni demi menyelematkan klub agar tidak terpuruk dari segi finansial alias bangkrut.

    "Ya tujuannya PSSI itu agar klub tidak boleh bangkrut atau mati. Dengan cara ini (ubah indentitas tim) kan supaya tidak mati," tandas Iwan Budianto
     
Loading...

Share This Page