Potret Buram Sepakbola Indonesia. Kiper Persija Jadi Operator Odong-odong

Discussion in 'General Lifestyle' started by Pahlawan Bertopeng, Aug 2, 2015.

  1. Pahlawan Bertopeng

    Pahlawan Bertopeng Member

    Joined:
    Jul 29, 2015
    Messages:
    21
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    8
    Buntut berhentinya kompetisi sepak bola di Indonesia menyebabkan sejumlah pemain mencari usaha alternatif untuk bertahan hidup. Salah satunya seperti yang dilakukan mantan kiper Persija Jakarta ini yang menekuni usaha permainan kereta odong-odong.

    Yapz, dialah Galih Sudaryono, Siapa yang tidak mengenal mantan penjaga gawang Persija Jakarta dan juga pemain timnas ini. Kini kehidupan Galih berubah drastis. Jika sebelumnya, Galih selalu tampil di bawah mistar gawang, kini justru merubah profesi menjadi penyewa kereta mainan sejenis odong-odong.

    [​IMG]

    Konflik sepakbola tanah air yang belum kunjung selesai sampai saat ini memaksa galih untuk memutar otak mencari penghasilan selain dari sepakbola. Galih pun memutuskan untuk pulang kampung ke Solo. Sesampainya di Solo, Galih pun bertemu dengan salah satu teman akrabnya.

    “Teman saya memiliki banyak mainan kereta mini. Terus ketika tahu saya memilih pulang setelah berhentinya kompetisi, dia langsung menawarkan meminjamkan satu set mainan kereta mini untuk saya,” kata Galih.

    [​IMG]

    Ia pun tertarik untuk mencoba usaha permainan tersebut. Lantas ia mengambil satu set mainan kereta odong-odong milik temannya itu di daerah Sumberlawang, Sragen. Galih mengaku kaget karena harus mengambil kereta di lapangan sepak bola. Tak hanya itu, kereta odong-odong tersebut juga terletak di depan gawang.

    “Saat mau mengambil kereta mini milik teman saya itu rasanya kayak trauma. Penyebabnya adalah biasanya di lapangan itu saya main bola, tetapi ini mengambil kereta. Sudah begitu kok keretanya juga diletakkan di depan gawang. Padahal saya biasanya bertugas menjaga gawang,” imbuhnya.

    [​IMG]

    Galih mengaku menjadi penyewa mainan odong-odong psikologisnya sempat berseteru. Bahkan sempat minder ketika berhadapan dengan pengunjung yang hadir. Parahnya lagi sewaktu membuka lapak di sebuah pasar malam yang terletak di lapangan sepak bola kawasan Sumberlawang, Sragen.

    “Batin saya sempat bergejolak. Kalau biasanya di lapangan meneriaki rekan-rekan setim. Kini harus meneriaki pengunjung untuk menawarkan odong-odong,” imbuh pesepak bola yang tinggal di Perumnas Palur, Karanganyar itu.

    [​IMG]

    Terlepas dari kesibukannya tersebut, sebagai pemain sepak bola Galih tetap menjalani rutinitas latihan agar kualitas fisik dan skill-nya tidak merosot tajam. Ia pun rajin setiap pagi hari jogging. Bahkan sesekali ikut bermain bola dengan sebuah klub kampus yang berada tidak jauh dari rumahnya.

    Kepada detik.com, Galih tidak berhenti berharap untuk menjadi pesepakbola handal. Dia masih terus berlatih agar kemampuannya sebagai penjaga gawang sepakbola profesional tetap terjaga dengan baik. Setiap pagi dia berlatih lari dan sesekali menyempatkan diri bermain bola bersama sebuah klub kampus tak jauh dari rumahnya.

    sumber : http://hello-pet.com/quiz?id=93316
     
  2. AmriMF

    AmriMF Member

    Joined:
    Jan 31, 2015
    Messages:
    428
    Likes Received:
    49
    Trophy Points:
    28
    Google+:
    Tapi odong odong juga dilarang di jakarta kan?
    makin susah cari duit
     
  3. BangDen

    BangDen Member

    Joined:
    Dec 14, 2014
    Messages:
    223
    Likes Received:
    15
    Trophy Points:
    18
    memangnya waktu maen di persija dulu apa uang bner2 g pnya uang tabungan? atau gajinya g dibayar2 itu.. y begitulah kehidupan mengikuti perputaran roda kadang bisa diatas dan kdang juga bisa dibawah.
     
  4. dimengertiaja

    dimengertiaja Member

    Joined:
    May 21, 2015
    Messages:
    854
    Likes Received:
    30
    Trophy Points:
    28
    perputaran roda kehidupan ,,,
     
  5. kursitamu

    kursitamu Member

    Joined:
    Jul 12, 2015
    Messages:
    235
    Likes Received:
    8
    Trophy Points:
    18
    Respect gan buat para emain seperti beliau
     
Loading...

Share This Page