Penyebab Kerusakan Pada Jembatan

Discussion in 'General Discussion' started by Linda Nur Wakidah, Jun 20, 2019.

  1. Linda Nur Wakidah

    Linda Nur Wakidah Member

    Joined:
    Aug 29, 2017
    Messages:
    143
    Likes Received:
    19
    Trophy Points:
    18
    Penyebab Kerusakan Pada Jembatan - Jembatan mempunyai kekhususan sendiri dalam strukturnya dibandingkan dengan jenis bangunan sipil lainnya. Pada dasarnya bangunan jembatan langsung berhubungan dengan lingkungan sekitarnya atau dapat dikatakan tidak terlindung, hal ini dapat menyebabkan berbagai kerusakan pada jembatan.

    [​IMG]

    Tentu kerusakan ini bila dibiarkan akan menyebabkan hal yang membahayakan karena seperti yang kita tahu bahwa jembatan merupakan fasilitas publik. Berikut adalah beberapa jenis kerusakan jembatan dan penyebabnya :

    1. Kondisi Rangka Baja

    Hampir seluruh komponen rangka baja telah berkarat yang kemungkinan besar disebabkan karena faktor korosi atmosfir / udara sekitar. Korosi pada struktur baja ini harus rutin dilakukan pengawasan dan pendeteksian menggunakan alat pendeteksi keretakan atau ultrasonic flaw detector. Korosi ini sendiri dapat disebabkan karena hal - hal seperti :
    • Tidak adanya pemeliharaan atau perawatan pada jembatan, sebagai contohnya seperti pengecatan pada rangka baja, hal ini membuat jembatan lebih cepat terkena korosi atmosfir / udara sekitar
    • Pembuangan sampah sembarangan di sekitar abutmen jembatan yang dapat membuat udara sekitar jembatan menjadi bersifat asam dan inilah yang menyebabkan korosi pada rangka baja
    • Air hujan atau embun yang tidak cepat mengering, terlebih lagi pada bagian - bagian baja yang tersembunyi (pada sambungan baja) yang akan membuat baja lebih cepat terserang karat
    2. Kondisi Permukaan Perkerasan Jalan

    Permukaan perkerasan yang tidak merata yang disertai dengan terjadinya retak kulit buaya pada beberapa penampang, selain itu adanya lubang pada dek dan oprit jembatan. Semua kondisi tersebut apabila tidak segera diperbaiki, maka air yang masuk dalam timbunan akan membuat penurunan timbunan lebih cepat dan hal inilah yang nantinya akan membahayakan abutmen jembatan yang dapat menurunkan kekuatan jembatan.

    3. Drainase Jembatan

    Jembatan yang tidak mempunyai drainase sehingga air akan turun melalui lubang yang ada pada perkerasan maupun pada sambungan baja, air meresap dalam perkerasan yang akan menyebabkan kerusakan pada perkerasan jalan jembatan.

    4. Kondisi Dak Jembatan

    Dak jembatan yang terbuat dari kayu mulai mengalami pelapukan yang disebabkan karena resapan air melalui perkerasan maupun rembesan dari permukaan perkerasan.

    5. Kondisi Gelagar

    Kondisi gelagar memanjang ataupun melintang mulai berkarat dan meluas pada hampir semua luas penampangnya, hal ini kemungkinan penyebabnya sama dengan rangka atas jembatan.

    6. Kondisi Perletakan (Bearing)

    Kondisi perletakan yang tidak sesuai dengan penempatannya, ditambah lagi dengan korosi yang juga telah menyerang komponen jembatan ini.

    7. Kondisi Abutmen

    Kondisi Abutmen tanpa adanya perawatan dan pemeliharaan pada jembatan. Sampah dan tumbuhan tidak dibersihkan dari sekitar Abutmen.
     
Loading...

Share This Page