Pantangan Makanan Untuk Penderita Usus Buntu. Perlu Di Waspadai!!

Discussion in 'Health & Medical' started by nurkhanifah, Jan 18, 2019.

  1. nurkhanifah

    nurkhanifah New Member

    Joined:
    Dec 17, 2018
    Messages:
    5
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Usus buntu adalah organ kecil dan tipis seperti kantong serta melekat pada usus besar. usus buntu sendiri sangat penting untuk tubuh karena berfungsi dalam proses pencernaan serta menyerap nutrisi yang dibutuhkan dalam tubuh.
    Pada dasarnya fungsi usus buntu tidak terlalu terlihat karena apabila usus buntu di potong, tidak ada pengaruh pada tubuh kita. Namun, apabila usus buntu mengalami masalah seperti peradangan maka kesehatan anda akan ikut terganggu.
    Peradangan pada usus buntu dapat disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya adalah penyumbatan. penyumbatan terjadi karena adanya kotoran yang menumpuk pada saluran usus buntu, benda asing bahkan kanker.
    Selain penyumbatan, penyebab usus buntu juga dipengaruhi beberapa faktor lainnya seperti:
    Kurang Konsumsi Makanan Berserat. Makanan berserat sangat dibutuhkan oleh sistem pencernaan karena dapat mencegah adanya sembelit. Sembelit yang terjadi berhari-hari dapat menyebabkan penyumbatan pada saluran usus buntu. Maka dari itu penuhi kebutuhan makanan berserat dalam tubuh untuk menghindari penyakit usus buntu.

    Infeksi Virus. Virus dapat masuk melalui makanan dan berkembang biak di dalam saluran usus buntu sehingga menyebabkan usus buntu mengalami peradangan atau infeksi.

    Faktor Genetik. Orang yang memiliki ikatan darah dengan penderita usus buntu memiliki risiko sepuluh kali lebih tinggi terkena usus buntu dibanding orang dari keturunan bebas penyakit usus buntu.

    Selain penyebab hal lain yang harus diperhatikan adalah gejala atau tanda penyakit usus buntu. tanda usus buntu yang paling umum terjadi, yaitu:

    - Nyeri Pada Perut
    - Mual dan Muntah
    - Nafsu Makan Berkurang
    - Demam
    - Diare dan Sembelit
    -Susah Buang Angin


    Jika anda merasakan tanda-tanda seperti diatas maka segeralah lakukan pemeriksaan atau berkonsultasilah dengan dokter untuk menanyakan apakah gejala yang muncul merupakan gejala penyakit usus buntu atau bukan.

    Berikut beberapa langkah pemeriksaan penyakit usus buntu.

    Pemeriksaan Fisik

    Dilakukan dengan cara menekan bagian perut yang sakit, jika pada saat perut ditekan akan terasa sakit dan apabila dilepaskan rasa sakit akan semakin parah maka anda dipastikan terkena radang usus buntu.

    Pemeriksaan Darah

    Pemeriksaan ini dilakukan untuk memeriksa jumlah sel darah putih dalam tubuh untuk memastikan adanya infeksi atau tidak. selain itu pemeriksaan urine juga dapat dilakukan untuk memeriksa apakah ada penyakit lain yang ada dalam tubuh seperti batu ginjal.

    Pemeriksaan Radiologi

    Pemeriksaan radiologi dilakukan dengan USG atau CT Scan, untuk melihat secara langsung apakah usus buntu benar mengalami peradangan atau infeksi.

    Setelah melakukan pemeriksaan dokter akan memberikan hasil, apabila anda di nyatakan terkena radang usus buntu maka hal yang harus anda lakukan adalah operasi. Operasi yang dapat dilakukan ada dua jenis tergantung stadium usus buntu yang anda derita.

    Jika masih dalam tahap ringan maka biasanya dokter akan memberikan antibiotik sebagai pereda rasa nyeri. Namun jika usus buntu sudah parah bahkan pecah jalan satu-satunya adalah dengan operasi.

    Radang usus buntu juga dapat dicegah agar tidak semakin parah, hindari makanan dan minuman yang menjadi pantangan bagi penderita radang usus buntu.

    Berikut merupakan pantangan makanan bagi penderita radang usus buntu yang harus anda ketahui.

    § Makanan yang mengandung minyak

    Makanan berminyak dapat membuat penumpukan sisa makanan yang akan menjadikan perut semakin membengkak. Oleh karena itu hindari makanan berminyak agar penyakit usus buntu tidak semakin parah.

    § Makanan pedas

    Dengan mengkonsumsi makanan pedas ketika anda terkena radang usus buntu akan menimbulkan panas pada perut bagian dalam serta akan menyebabkan dampak yang tidak baik bagi kesehatan. Makanan pedas seperti saus, sambal dan cabe harus anda hindari, karena apabila terus di konsumsi akan membuat kondisi radang usus buntu akan semakin parah.

    § Makanan yang mengandung garam

    Terakhir adalah makanan seperti mie instan, penyedap rasa serta bumbu dapur juga dapat menyebabkan radang usus buntu semakin parah jika terlalu banyak mengkonsumsinya.

    Makanan yang mengandung garam yang tinggi juga dapat memicu tumbuhnya sel kanker ganas. Awalnya hanya akan menimbulkan amandel namun jika terlalu sering mengkonsumsi akan menjadi tumor jinak dan berakhir menjadi kanker yang sangat ganas.

    Garam juga dapat membuat iritasi pada usus buntu, sehingga bagi penderita usu buntu wajib untuk menghindarinya.

    Namun apabila usus buntu sudah terlanjur parah bahkan pecah anda dapat melakukan tindakan operasi laparaskopi dan bedah sayatan terbuka.

    Laparaskopi merupakan operasi dengan membuat sayatan kecil dan memasukkan selang ke dalam rongga perut guna melihat usus buntu serta memotong usus buntu yang mengalami peradangan.

    Bedah sayatan terbuka dilakukan dengan melakukan pembedahan pada bagian perut untuk mengangkat usus buntu serta membersihkan rongga perut dari bakteri yang menyebar akibat usus buntu yang pecah.

    Itulah makanan yang menjadi pantangan penderita radang usus buntu, untuk minuman anda harus menghindari minuman yang mengandung alkohol dan mengandung kafein.

    Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi pembacanya. Terimakasih
     
Loading...

Share This Page