Mengenal "sebuah" penggerak akhir sepeda motor

Discussion in 'Otomotif' started by AquariuZ, Aug 27, 2015.

  1. AquariuZ

    AquariuZ Active Member

    Joined:
    Apr 16, 2015
    Messages:
    1,006
    Likes Received:
    88
    Trophy Points:
    48
    Mungkin kita secara umum mengenal 'alat/sebuah' penggerak akhir sepeda motor yaitu rantai dan belt drive
    tapi ternyata masih ada satu lagi penggerak yang sebenernya di pakai di motor tapi sangat jarang sekali kita temui di jalanan indonesia yaitu gardan. Ah masa? ngarang nih, serius beneran ada, salah satu contohnya adalah motor patroli polisi/tni/dishub yang menggunakan Yamaha XJ900P.

    Nah mari kita kenal lebih dekat dengan masing-masing nama ini beserta kelebihan dan kekurangannya

    1. Chain Drive (Rantai)

    [​IMG]

    Chain atau Rantai, kini menjadi penggerak akhir sepeda motor yang paling digemari di seluruh penjuru dunia. Mulai dari Bebek 100cc, Sportbike 1000cc, hingga Tunggangan para Idola kita di MotoGP pun menggunakan final drive yang terdiri dari susunan mata rantai ini. Mengapa Rantai begitu digemari dan seakan menjadi “Trademark” penggerak akhir di berbagai motor Tanah Air?

    Hal pertama yang harus diketahui, Rantai adalah Final Drive yang murah, efisien, dan yang paling efektif dalam mentransfer power mesin ke Roda belakang.
    Kedua, Rantai merupakan sistem penggerak akhir yang paling fleksibel, baik itu saat mengikuti gerak ayunan swingarm ke sasis, maupun saat perpindahan gigi. Hal ini menyebabkan Rantai menjadi final drive yang memberikan kualitas power & handling yang paling mumpuni, diantara beragam jenis final-drive.
    Ketiga, Rantai juga dikenal sebagai penggerak akhir yang handal digunakan di berbagai jenis medan, terutama di kondisi jalan Indonesia yang “menyebalkan“. Hal tersebut lantaran Rantai bersifat fleksibel dan tangguh, karena disusun dari beberapa mata rantai yang dibuat menggunakan logam, jadi lebih minim resiko putus.
    [​IMG]

    Namun, Dibalik segala kelebihannya, Rantai juga memiliki berbagai kelemahan loh Brosist. Yang paling kentara adalah Rantai membutuhkan perawatan yang berlebih ketimbang jenis Final-Drive lain. Karena penempatannya yang terbuka sehingga rentan dihinggapi kotoran (Diberi penutup rantai pun, Kadang malah suka dibuka… Hayoo ngaku hayoo :p).
    Perawatan Rantai tersebut antara lain, Pengecekan kerenggangan, Dibersihkan & Dilumasi agar tetap maksimal digunakan. Kalau tidak, Yaa pasti akibatnya Power jadi memble, Berisik, dan yang paling parah, Bisa sampai putus (meskipun sebenarnya bisa disambung lagi).

    Kelebihan Chain Drive (Rantai) :
    – Murah & Mudah untuk Direparasi
    – Elastis & Tangguh
    – Tahan Saat Digeber di Putaran Mesin (RPM) Tinggi
    – Secara Keseluruhan (Gir Depan, Gir Belakang & Rantai), Lebih Ringan dibanding Final Drive Lain
    – Gampang Dimodifikasi untuk Meningkatkan Performa

    Kekurangan Chain Drive (Rantai) :
    – Butuh Perawatan Ekstra
    – Lebih Kotor, Karena Terbuka & Butuh Pelumasan
    – Lebih Berisik, Apalagi Saat Kotor


    2. Belt Drive

    [​IMG]

    Belt Drive lazim (ingat : bukan selalu) kita temukan di berbagai Skuter matik (Skutik) yang sedang mewabah di Tanah Air, hingga Cruiser Bike layaknya sosok motor Harley-Davidson. Final Drive yang satu ini, Mekanismenya hampir sama dengan Rantai yang sudah kita bahas sebelumnya. Yakni menggunakan penghubung berupa pulley antara mesin & roda belakang layaknya Sproket Gear di Rantai. Lalu dihubungkan menggunakan Belt yang memiliki gerigi dibagian dalamnya, Sehingga mampu memiliki grip yang maksimal.
    Perbedaannya, bahan Belt-Drive terbuat dari Serat Fiber/Kevlar yang elastis, dan pastinya lebih lunak ketimbang Rantai yang terbuat dari Logam. Belt Drive juga memiliki berbagai kelebihan, dibanding jenis final-drive lainnya. Beberapa kelebihannya antara lain, Lebih Senyap alias Nggak Berisik tuh Brosist. Hal ini dikarenakan Belt-Drive terbuat dari bahan yang relatif lebih lunak dibanding Rantai, Jadi tak ada gesekan antar logam yang mengakibatkan bunyi-bunyian deh. Karena bahan yang lebih lunak juga lah, Belt-Drive terasa jauh lebih smooth dan halus ketimbang Rantai.
    Lebih dari Itu, Belt Drive juga membutuhkan perawatan yang lebih minim, lebih bersih, masa pakainya lebih lama, serta lebih murah dalam penggantian tuh Brosist. Hal ini disebabkan Belt tidak membutuhkan pelumasan, serta Belt-Drive biasanya hanya diharuskan mengganti Sabuk Belt nya aja tuh Brosist. Berbeda dengan Rantai yang dalam penggantian biasanya dibarengi dengan Sproket Gir nya juga.
    [​IMG]
    Namun seperti halnya Rantai, Belt Drive juga punya kekurangan tuh Brosist. Diantaranya, Lebih Rentan Putus (dan kalau putus, nggak bisa disambung lagi kayak rantai loh yaa), Lebih rentan Selip, Serta tidak cocok diaplikasikan untuk Motor dengan putaran RPM tinggi, atau seperti jenis motor modern masa kini. Dan itulah sebabnya, Mengapa Belt-Drive hanya diaplikasikan di Scooter atau Cruiser Bike… Yang notabene keduanya tidak membutuhkan kitiran mesin yang tinggi, layaknya Sport Bike tuh Brosist. . .

    Kelebihan Belt-Drive :
    – Lebih Senyap (Tidak Berisik)
    – Lebih Murah dalam Perawatan & Biaya Produksi
    – Lebih Bersih, Sehingga bisa Dipadu Detail Chrome
    – Masa Pakai lebih lama dibanding Rantai
    – Tampil Lebih Keren

    Kekurangan Belt Drive :
    – Tidak cocok digunakan pada Mesin Berperforma Tinggi
    – Lebih Rentan Selip
    – Jika Putus, Tak bisa diperbaiki


    3. Shaft Drive (Gardan)

    [​IMG]
    Shaft Drive adalah Sistem Penggerak akhir yang menggunakan Poros penggerak (Gardan), Layaknya yang sering ditemui di Dunia Roda 4. Jenis Final Drive ini, Lebih banyak kita temui pada Jenis Motor Tourer, Adventure, atau Sport-Tourer, yang punya daya jelajah sangat tinggi dan berkapasitas mesin besar tuh Brosist. Keunggulan dari Penggerak akhir Shaft Drive ini, adalah sangat kuat dan berdaya tahan tinggi, terlebih untuk digunakan pada sepeda motor berkapasitas mesin besar. Selain itu, Shaft Drive merupakan Final Drive yang Maintenance Free, Alias tak butuh perawatan berkala layaknya Belt atau Rantai. Shaft Drive hanya butuh penggantian oli per jangka tempuh tertentu, yang sudah pasti tak sesering Belt ataupun Rantai.
    Selain bebas perawatan, Shaft Drive juga terjaga akan kebersihannya. Karena posisinya tertutup cover, yang biasanya juga sekaligus berfungsi sebagai swingarm. Dan yang paling penting, Shaft Drive atau Gardan adalah Penggerak akhir dengan masa pakai paling tinggi (Long Lifespan) diantara ketiga final-drive tadi.

    [​IMG]
    Namun, Dibalik kelebihan pasti juga tersimpan kelemahan… Yup, Kekurangan dari sistem gardan adalah bobot komponen yang berat, plus harus memutar 2 sambungan joint-gear hingga 90 derajat… Sehingga daya power yang dihasilkan oleh mesin, bakal berkurang akibat loss power tuh Brosist. . . Selain itu, Meskipun perawatannya paling irit…. Namun kenyataannya, biaya produksi Shaft Drive menjadi yang paling mahal loh.Yaa terbukti juga sih, Mengingat yang menggunakan Penggerak Akhir ini merupakan Jenis Motor yang punya harga…. Muahaalll tuh Brosist.

    Kelebihan Shaft Drive (Gardan) :
    – Lebih Senyap dibanding Rantai
    – Lebih Bersih, Karena Tertutup
    – Bebas Perawatan
    – Tangguh & Kuat di Berbagai Jenis Medan
    – Long Lifespan, atau Masa Pakai Paling Lama

    Kekurangan Shaft Drive (Gardan) :
    – Biaya Produksi Mahal
    – Berat, Kaku & Konstruksinya Ribet
    – Sering Dijumpai Loss Power
    – Sulit Dimodifikasi untuk Mengejar Performa


    Sumber : eno anderson
     
  2. dimengertiaja

    dimengertiaja Member

    Joined:
    May 21, 2015
    Messages:
    854
    Likes Received:
    30
    Trophy Points:
    28
    wuihh .. motornya kerenn ya
     
  3. NieeLz

    NieeLz Well-Known Member

    Joined:
    Aug 24, 2015
    Messages:
    1,773
    Likes Received:
    123
    Trophy Points:
    63
    Google+:
    kalau motor matic pakainya yang mana tuh?
     
  4. AquariuZ

    AquariuZ Active Member

    Joined:
    Apr 16, 2015
    Messages:
    1,006
    Likes Received:
    88
    Trophy Points:
    48
    kan sudah di jelaskan kalo matic itu masuk kategori Skuter/skutik jadi pakai yang belt drive
     
  5. KangAndre

    KangAndre Member

    Joined:
    Jan 25, 2014
    Messages:
    10,169
    Likes Received:
    2,704
    Trophy Points:
    413
    Di kotaku juga ada 1 motor patroli pakai gardan, tapi jarang keluar. Alasannya Boros wkwkwkwk.
    Dan kalo rusak yang bisa nangani bengkel mobil.
     
  6. AquariuZ

    AquariuZ Active Member

    Joined:
    Apr 16, 2015
    Messages:
    1,006
    Likes Received:
    88
    Trophy Points:
    48
    @KangAndre, boros karena cc-nya besar sekali kang, dan emang hanya bengkel mobil yang bisa karena dealer blom melatih mekanik ke arah sana (karena build-up dari luar motor ini)
     
  7. M Fery

    M Fery Member

    Joined:
    May 31, 2015
    Messages:
    294
    Likes Received:
    30
    Trophy Points:
    28
  8. Tri Wahyu

    Tri Wahyu New Member

    Joined:
    Mar 10, 2017
    Messages:
    17
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    belt drive kyk yg di pakai di moge matic T-Max ya om... cc nya 500 lebih. pakenya belt drive
     
  9. fionana

    fionana New Member

    Joined:
    Sep 25, 2017
    Messages:
    2
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    contoh motor yang pakai gardan selain motor patroli polisi apa ya, sepertinya jaranng bgt kita temui, seumpama modifikasi motor beat di ganti gardan bisa nggak ya haha
     
    Last edited by a moderator: Sep 25, 2017
Loading...

Share This Page