Manuver Anas Urbaningrum

Discussion in 'Politik' started by muhrasta, Oct 21, 2013.

  1. muhrasta

    muhrasta New Member

    Joined:
    Sep 20, 2013
    Messages:
    51
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    6
    Penangkapan Andi Mallarangeng harusnya dijadikan pembelajaran bagi Anas Urbaningrum. Terlalu banyak dan seringnya melakukan suatu manuver politik akan membuat posisi Anas Urbaningrum akan semakin sulit, pasalnya untuk apa lagi ber-Manuver, lebih baik Anas Urbaningrum belajar kepada Andi Mallarangeng untuk mengikuti Prosedur hukum yang berlaku. Dengan pendeklarasan PPI ini justru terlihat sekali bahwa Anas Urbaningrum melakukan suatu manuver politik, alasan dari penderian PPI ( Perhimpunan Pergerakan Indonesia) menurut Anas Urbaningrum adalah sebagai suatu perhimpunan diskusi, dan menjadi sebuah fenomena budaya, akan tetapi Jika ditelaah secara mendalam akan berujung dengan suatu manuver politik.
    Walaupun awalnya hanya menjadii sebuah ormas, disinyalir ini akan menjadi sebuah angkutan politik baru dari Anas Urbaningrum walaupun Beliau sendiri menekankan bahwasanya ini tidak akan menjadi sebuah Angkutan politik seperti Partai Politik, lalu apakah sebuah kebetulan ketika launching ormas PPI ini sangat berdekatan dengan Deklarasi Konvensi dari partai Demokrat? Kemungkinan besar ini merupakan sebuah gerakan manuver politik dari Seorang Anas Urbaningrum
    Sebaiknya seorang Anas Urbaningrum duduk manis dan menikmati proses hukum, jangan malah memperkeruh suasana dengan hal-hal omong kosong seperti menderikian ORMAS yang disinyalir menjadi sebuah manuver politik. Kita semua harus mendukung KPK, krn hanya KPK yg paling bisa diharapkan, krn KPK tidak akan sembarangan menetapkan seseorang menjadi tersangka tanpa alat bukti yg kuat, dan semua orang dimata hukum harus sama, utk itu KPK tak usah ragu lagi hanya krn manuver2 politik..sebagai pengalihan isu dari semua para tersangka hukum... mungkin ini sebuah karma seorang Anas yg lolos pada saat kasus KPU yg telah menjerat rekan sesama komisioner KPU yaitu Mulyana W Kusumah dan Prof Nazarudin.. , jadi siapapun itu maka koruptor harus dibersihkan...semoga kita semua tidak larut dan terpancing dg semua manuver2 para tersangka korupsi.
     
Loading...

Share This Page