Kanker Serviks – Pencegahan Gejala dan Pengobatan

Discussion in 'Health & Medical' started by resi raphael, Mar 19, 2021.

  1. resi raphael

    resi raphael Member

    Joined:
    May 16, 2019
    Messages:
    94
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    8
    Pertumbuhan sel tak terkendali (kanker) yang terjadi pada leher rahim disebut kangker serviks. Leher rahim atau serviks merupakan bagian dari saluran reproduksi wanita yang menghubungkan vagina dengan rahim atau uterus. Setiap tahun terjadi 250.000 kematian akibat kanker serviks. Di Indonesia, sekitar 52 juta perempuan terancam kanker serviks.

    [​IMG]
    Faktor Risiko Terkena Kanker Serviks
    • Usia, perempuan yang berusia 34-50 tahun lebih beresiko terkena kanker serviks.
    • Melakukan hubungan seks terlalu dini.
    • Merokok
    • Sering bergonta-ganti pasangan dalam hubungan seks.
    • Sering hamil.
    • Terinfeksi virus HPV
    • Menderita gizi buruk
    • Melakukan diet yang terlalu ketat
    Gejala Kanker Serviks
    • Keputihan
    Keputihan merupakan hal normal bagi perempuan, tetapi dalam hal ini ada juga keputihan yang abnormal dengan ciri-ciri seperti, cairan kental yang banyak, berbau tidak sedap, berwarna tidak normal, serta timbul rasa gatal dan panas di vagina.
    • Ada rasa sakit
    Timbulnya rasa sakit pada area kewanitaan dan paha, pada persendian panggul saat menstruasi, saat buang air besar, maupun saat berhubungan seks.
    • Keluarnya darah yang sering dari vagina.
    • Nafsu makan menurun.
    • Bengkak pada kaki.
    • Cepat lelah.
    Cara Mendeteksi Kanker Serviks
    • Pap Smear
    Pap smear dilakukan dengan cara mengambil contoh sel dari leher rahim, kemudian dianalisa untuk mengetahui apakah ada sel kanker, sel prakanker atau tidak.

    [​IMG]
    • IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat)
    Asam asetat diusapkan pada leher rahim, setelah sekitar 1 menit jika tidak ada perubahan warna atau tidak muncul plak putih, berarti tiodak ada prakanker. Jika terjadi plak putih dan warna menjadi merah maka dinyatakan positif ada prakanker.

    Pengobatan Kanker Serviks

    Ada beberapa cara untuk mengobati kanker serviks, diantaranya yaitu :
    • Operasi
    Sebagian rahim, vagina dan jaringan sekitarnya diangkat melalui operasi. Setelah itu dilakukan pembersihan kelenjar getah bening pada panggul.
    • Radioterapi
    Terapi ini menggunakan radiasi untuk merusak dan menghambat pembelahan sel-sel kanker.
    • Radiopartikel
    Sinar gamma digunakan untuk menghancurkan sel-sel kanker.
    • Kemoterapi
    Obat kimia dimasukkan ke dalam tubuh pasien untuk membunuh sel-sel kanker.


    Pencegahan Kanker Serviks

    • Melakukan Pap Smear secara teratur
    Hal ini dilakukan untuk mengetahui apakah seseorang terkena kanker serviks atau tidak, serta mengetahui risiko terkena kanker serviks.
    • Melakukan vaksinasi HPV
    Hal ini dilakukan untuk mencegah infeksi virus HPV yang dapat menyebabkan kanker serviks.
    • Tidak berganti-ganti pasangan
    Setialah pada pasangan karena virus HPV dapat ditularkan melalui hubungan seksual.
    • Tidak terlalu aktif secara seksual di usia muda
    Jika usia masih terlalu muda ( <20 tahun ) janganlah melakukan hubungan seksual maupun aktif secara seksual.
    • Gaya hidup sehat
    Melakukan gaya hidup sehat serta jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan dan kebersihan alat genital.

    Sumber : Klinik Raphael
     
Loading...

Share This Page