Faktor yang Menyebabkan infeksi Saluran Kemih

Discussion in 'Health & Medical' started by resi raphael, May 20, 2021.

  1. resi raphael

    resi raphael Member

    Joined:
    May 16, 2019
    Messages:
    101
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    18
    Infeksi saluran kencing atau ISK terjadi karena adanya bakteri pada organ saluran kencing. Bakteri penyebab infeksi saluran kencing dapat memengaruhi ginjal, kandung kemih, dan saluran yang mengalir di antara mereka.

    Apa penyebab infeksi saluran kencing ?
    Penyebab yang paling sering terjadi yaitu bakteri Escherichia coli (E.coli) yang ditemukan pada usus, walaupun penyakit ini dapat juga disebabkan oleh bakteri jenis lain.

    Ketika bakteri E.coli menempel pada kulit atau menempel didekat anus, bakteri ini dapat langsung masuk ke saluran kencing dan dapat menyebar ke tempat laein pada bagian tubuh. Selain itu juga, hubungan seksual juga dapat menyebabkan cystitis.

    Beberapa tanda dan gejala infeksi saluran kencing
    Tanda dan gejala yang sering muncul tergantung dari organ yang diinfeksi, seperti :
    • Infeksi pada ginjal, penderita infeksi saluran kencing bisa saja demam, mual, dan muntah atau menggigil disertai nyeri punggung.
    • Terinfeksinya kandung kemih, orang yang terinfeksi akan merasakan tekanan pada pelvis depan (perut bawah), sering buang air kecil, dan kencing berdarah.
    • Infeksi pada uretra, penderita akan merasakan nyeri saat kencing dan keluarnya cairan dari uretra.
    Faktor resiko yang menyebabkan infeksi saluran kencing
    1. Jenis kelamin
      Wanita lebih rentan terkena infeksi dibandingkan dengan laki-laki, hal ini disebabkan karena uretra pada wanita lebih pendek sehingga jalur bakteri menuju kandung kemih lebih pendek.
    2. Hubungan seksual yang tidak aman
      Melakukan hubungan seksual yang tidak aman bisa menyebabkan wanita atau laki-laki terkena infeksi saluran kemih. Hal ini bisa terjadi karena bakteri penyebab ISK bisa berada di kulit kelaminn dan menyebar atau berpindah saat berhubungan seksual.
    3. Penggunaan alat kontrasepsi
      Wanita yang menggunakan alat kontrasepsi kehamilan seperti spremisida berisiko lebih tinggi terkena penyakit ini.
    4. Menopause
      Penurunan kadar estrogen dapat menyebabkan perubahan pada tubuh saat berkemih sehingga lebih rentan terhadap infeksi yang disebabkan setelah menopause.
    5. Saluran kencing yang tidak normal
      Bayi dapat mengeluarkan kencing yang tidak normal karena lahir dengan malformasi saluran kencing (pertumbuhan arteri dan vena yang tidak normal).
    6. Penyumbatan pada saluran kencing
      Terjadi pembesaran prostat dalam saluran kencing yang disebabkan karena batu dan dapat menyebabkan indeksi di saluran kandung kemih.
    7. Pemakaian kateter
      Orang yang tidak dapat mengeluarkan air kemih dengan normal atau harus menggunakan kateter sebagai alat bantu berkemih menjadi lebih rentan terinfeksi saluran kemih.
    8. Arah membersihkan saluran kencing yang salah
      Dengan membersihkan anus terlebih dahulu lalu ke saluran kencing, maka biasanya bakteri yang ada pada anus akan berpindah ke saluran kencing dan menyebabkan infeksi.
    Bagaimana cara pencegahan infeksi ini ?
    Infeksi saluran kencing ini dapat dicegah melalui beberapa cara yang dapat dilakukan sehari-hari, di antaranya:
    • Banyak minum air putih
    • Sebelum berhubungan intim sebaiknya membersihkan oragan intim terlebih dahulu
    • Penggunaan celana dalam yang longgar dan berbahan lembut seperti bahan katun.
    Klinik Raphael juga membuka pelayanan kesehatan untuk pengobatan penyakit menular seksual untuk pria maupun wanita.
     
Loading...

Share This Page