Dengan Lebih Banyak Diam, Diam Maya Ini Bisa Bikin Tenang Di Hati Apalagi di Medis Sosial

Discussion in 'General Internet' started by iidbae, Feb 16, 2017.

  1. iidbae

    iidbae Member

    Joined:
    Sep 13, 2014
    Messages:
    728
    Likes Received:
    73
    Trophy Points:
    28
    Google+:
    Judul kedua dalam minggu ini lebih panjang dari yang sebelumnya. Tadinya mau membuat judul ini mentok sampai batasan karakter judul. Cuma bingung mau bikin apa lagi.

    Nah di sub forum bahasan internet, kali ini mau coba-coba iseng nulis soal dunia maya. Internet sendiri lebih cenderung dikenal sebagai dunia maya. Kalau membicarakan internet, pasti dunia virtual. Kalau membahas dunia virtual, yah pasti dunia internet.

    bcjdbykwquw-kristina-flour.jpg
    Dengan kecanggihan teknologi saat ini, hampir akses internet terbuka bagi siapa saja. Mulai dari anak kecil yang sudah bisa membaca dan menulis, sampai orang tua masih bisa pegang hp. Asalkan bisa mengakses internet, maka terbukalah dunia maya. Lebih-lebih lagi media sosial.

    Di dunia maya atau di media sosial, siapa saja bebas mengekspresikan tulisan. Termasuk di forum bersosial ini. Cuma ada perbedaan antara dunia nyata dan dunia tak terlihat ini.

    150087f49269f7cbe7b2d04c61e2fd36.jpg
    Orang diam, biasanya otaknya lagi jalan.

    Perbedaan yang mendasar adalah kita tak tahu siapa lawan bicara kita. Misal waktu kita buat status di facebook jadi publik. Lalu status itu menyebar alias viral. Nah akan ada banyak komentar bermunculan. Walau ada foto siapa yang bicara / yang ngomentarin di status kita, tapi belum tentu itu orangnya.

    Bisa jadi foto yang dipakai itu adalah foto anaknya, abangnya, kakaknya, pamannya, bibinya, atau artis. Padahal dari foto itu setidaknya bisa melihat, siapa lawan bicara kita. Kadang ada komentar yang pedes ada juga komentar yang gak enak.

    diam.jpg


    Kalau sudah begini, lebih baik tinggalkan saja. Dengan meninggalkan hal-hal itu yang tidak perlu dikomentarin, setidaknya hati ini akan tentram. Hati ini tidak berdebar-debar membahas debat yang tidak jelas ujungnya.

    Karena itu, mari belajar mengurangi hal-hal yang kurang bermanfaat dari dunia maya. Termasuk penulis (TS) yang juga belajar mengurangi 'bicara' di dunia maya.

    Diambil dari: Saat Mereka Memilih Untuk Diam
     
  2. KangAndre

    KangAndre Member

    Joined:
    Jan 25, 2014
    Messages:
    10,159
    Likes Received:
    2,709
    Trophy Points:
    413
    lebih tepat, belajar bicara seperlunya....*bagus*
     
    arief munandar likes this.
  3. iidbae

    iidbae Member

    Joined:
    Sep 13, 2014
    Messages:
    728
    Likes Received:
    73
    Trophy Points:
    28
    Google+:
    berkomentarlah sebutuhnya. hehehehe
     
  4. Adnan Syafii

    Adnan Syafii New Member

    Joined:
    Feb 17, 2017
    Messages:
    8
    Likes Received:
    2
    Trophy Points:
    3
    Diam dan hanya berbicara yang baik adalah kebiasaan yang harus dibangun!
     
  5. Aisyah Az-Zukhruf

    Aisyah Az-Zukhruf New Member

    Joined:
    Apr 8, 2017
    Messages:
    15
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    3
    Silent is GOLD! than said like stupid
     
Loading...

Share This Page