Cara Memulai Usaha Bimbel Rumahan Agar Sukses

Discussion in 'General Business' started by maslatip, Feb 8, 2021.

  1. maslatip

    maslatip Member

    Joined:
    Nov 14, 2015
    Messages:
    168
    Likes Received:
    28
    Trophy Points:
    28
    Akhir-akhir ini, ditengah pandemi covid 19 yang melanda Indonesia dan dunia, anak sekolah diharuskan mengikuti pembelajaran daring secara online di rumah. Hal ini bagi sebagian orang tua menjadi suatu kendala, karena selain mendampingi anak belajar, mereka juga masih harus bekerja mencari nafkah. Tak hanya itu, pelajaran di sekolah yang sulit pun semakin membuat para ortu kewalahan.

    Jika Anda jeli, fenomena seperti ini tentu bisa menjadi sebuah peluang usaha rumahan yang menjanjikan tanpa modal besar. Caranya yaitu dengan membangun usaha bimbingan belajar alias "bimbel". Bukan hanya sekedar mendapatkan uang penghasilan, Anda pun bisa sekaligus meringankan beban orang tua dalam mendampingi anaknya selama belajar di rumah.

    [​IMG]

    Bagi Anda yang kebetulan suka mengajar dan punya bekal ilmu pendidikan, dapat mencoba usaha bimbel ini. Tak perlu takut gagal, karena hampir semua kesuksesan dalam berbisnis diawali dengan kegagalan. Yang penting berani mencoba dan terus memperbaiki usahanya. Berikut ini saya sajikan beberapa tips cara memulai usaha bimbel rumahan agar sukses.

    1. Tentukan Target Konsumen Anda

    Langkah pertama yang harus dilakukan dalam membuka usaha bimbingan belajar adalah menentukan konsumen. Anda bisa memilih konsumen sesuai jenjang pendidikan mulai dari TK, SD, SMP, dan SMA / SMK. Pilihlah jenjang pendidikan yang benar-benar Anda kuasai.

    Anda bisa juga melakukan survey kecil-kecilan di lingkungan sekitar rumah Anda, kira-kira anak-anak di sana kebanyakan dalam jenjang apa dan membutuhkan bantuan pelajaran apa saja. Dengan demikian, Anda bisa menentukan layanan bimbel yang akan ditawarkan.

    2. Mempersiapkan Tenaga Pengajar

    Tenaga pengajar atau sering disebut tentor merupakan faktor utama dalam kesuksesan usaha bimbel. Oleh karena itu, Anda harus mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang berkompeten dalam mengajar. Tak hanya menguasai mata pelajaran, tetapi juga mampu melakukan pendekatan psikologi kepada anak didik.

    Penampilan pengajar juga harus diperhatikan, usahakan berpenampilan menarik dan sopan agar semakin menambah kepercayaan orang tua murid. Jika Anda akan berperan sebagai tenaga pengajar, maka Anda harus mengupgrade ilmu agar bisa menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sehingga peserta didik merasa betah.

    Anda bisa juga merekrut anggota keluarga, saudara, teman, atau mahasiswa sebagai tenaga pengajar. Pastikan orang yang direkrut punya kapasitas dan kualitas baik sehingga tidak mengecewakan dikemudian hari.

    3. Mempersiapkan Ruangan Belajar

    Secara umum, ada 2 layanan utama dalam bimbel yaitu les private dan klasikal. Untuk les private, biasanya pengajar atau sering disebut tentor mendatangi rumah anak didik dan melakukan proses bimbingan belajar di sana. Sementara itu, layanan klasikal membutuhkan ruangan tertentu untuk melakukan proses belajar mengajar.

    Nah, apabila Anda akan membuka les dalam bentuk private atau klasikal di rumah, maka Anda harus menyiapkan ruangan untuk bimbingan belajar. Desainlah ruangan senyaman mungkin agar siswa didik betah belajar di dalamnya. Tak harus mewah, cukup sederhana saja yang penting bersih dan sirkulasi udara bagus.

    Jangan lupa, siapkan pula fasilitas belajar seperti meja, kursi, papan tulis, alat tulis, materi pelajaran, dan soal-soal latihan. Oya, karena sedang pandemi maka sebaiknya proses belajar mengajarnya menerapkan protokol kesehatan, mulai dari memakai masker, cek suhu tubuh, hingga menyediakan hand sanitizer.

    4. Tentukan Durasi Waktu Belajar Dan Biayanya

    Langkah selanjutnya yang harus Anda lakukan dalam memulai usaha bimbel adalah membuat jadwal, durasi waktu belajar, dan rate harganya. Untuk tahap awal, sebaiknya Anda tidak memasang tarif yang terlalu mahal. Sesuaikan dengan kemampuan target konsumen Anda. Sebagai contoh :
    • Satu kali pertemuan les private durasinya selama 60 menit.
    • Tarif satu kali les private selama 60 menit sebesar Rp.50.000,-.
    • Upah tenaga pengajar : 70 % x 50.000,- = Rp.35.000,-
    • Upah pemilik bimbel : 50.000 - 35.000 = Rp.15.000,-

    5. Melakukan Promosi

    Promosi merupakan hal yang sangat penting dalam usaha apapun, termasuk bisnis bimbel. Apalagi pada saat baru memulai, Anda harus rajin memasarkan jasa bimbingan belajar kepada orang-orang sesuai target konsumen. Anda dapat mempromosikan dari mulut ke mulut melalui keluarga, saudara, atau teman dekat.

    Promosikan pula kepada tetangga, lingkungan perumahan, hingga sekolah-sekolah. Jangan lupa gunakan website / blog dan media sosial sebagai sarana pemasaran, baik berupa WA group, facebook, instagram, maupun telegram.

    Demikianlah sekilas gambaran cara memulai usaha bimbingan belajar agar berhasil. Jika ada hal yang dirasa kurang, sobat bersosial bisa menambahkan melalui kolom komentar. Semoga bermanfaat.
     
  2. NonemTrans

    NonemTrans New Member

    Joined:
    Feb 3, 2021
    Messages:
    3
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Sepertinya kedepannya bimbel ngak akan dijadikan tempat untuk ngejar UN. Semoga pak nadim ngilangin UN.
     
  3. KangAndre

    KangAndre Member

    Joined:
    Jan 25, 2014
    Messages:
    10,129
    Likes Received:
    2,693
    Trophy Points:
    413
    Bukankah sudah tidak ada UN?
     
  4. maslatip

    maslatip Member

    Joined:
    Nov 14, 2015
    Messages:
    168
    Likes Received:
    28
    Trophy Points:
    28
    Meskipun sudah tidak ada UN, sepertinya bimbel masih ada prospek bagus ke depannya terutama untuk private anak-anak SD...
     
  5. maslatip

    maslatip Member

    Joined:
    Nov 14, 2015
    Messages:
    168
    Likes Received:
    28
    Trophy Points:
    28
    Iya betul kang, klo gak salah diganti dengan "asesmen kompetensi"
     
Loading...

Share This Page