5 Fakta Unik Kutu Beras yang Jarang Diketahui Orang

Discussion in 'Science' started by AndroidApkApps, Sep 11, 2020.

  1. AndroidApkApps

    AndroidApkApps Member

    Joined:
    Dec 11, 2015
    Messages:
    696
    Likes Received:
    68
    Trophy Points:
    28
    Pastinya kutu satu ini sangat menyebalkan, bukan? Apalagi, kalau lagi makan. Terus kutunya tiba-tiba muncul ke permukaan. Ih, bikin geli! Untung kalau nafsu makan gak hilang.

    Memang, kutu beras adalah salah satu hama bagi semua beras yang ada di dunia ini. Bahkan, bukan hanya beras yang diserang, tetapi juga jagung dan gandum atau sejenisnya.

    Sejumlah profesor sudah turun tangan melakukan penelitian mengenai kutu yang punya nama ilmiah, Sitophilus Oryzae atau dalam bahasa Inggris disebut rice weevil ini.

    Salah satunya Profesor Philip G. Koehler dari Department of Entomology and Nematology, Cooperative Extension Service, Institute of Food and Agricultural Sciences, University of Florida (UF) yang bisa ditelusuri di laman EDIS, situs publikasi penelitian UF.

    Lantas, apa sebenarnya keunikan kutu imut dan sering muncul di beras ini yang kadang bikin kesal ini? Nah, berikut 5 fakta uniknya!

    1. Tubuhnya hanya berukuran 1/10 inci atau 2-3 mm

    Berdasarkan penelitian Profesor Philip G. Koehler, kutu beras ini ada yang berwarna merah, cokelat, dan hitam dengan empat bintik-bintik kuning muda atau kemerahan di sudut-sudut elytranya (sayap pelindung).

    Moncongnya memiliki panjang sekitar 1 melimeter (mm), hampir 1/3 dari total panjangnya. Tetapi, untuk melihatnya tentunya harus pakai kaca pembesar karena kecil banget.

    Kutu ini termasuk jenis serangga dan punya kemampuan bertahan diri yang mumpuni. Seperti pura-pura mati saat disentuh atau lagi merasa terancam.

    2. Berasal dari India

    Menurut Profesor Philip G. Koehler, serangga ini awalnya berasal dari India dan menyebar ke seluruh dunia. Penyebarannya melalui perdagangan. Bahkan, nyaris di seluruh dunia sudah terserang kutu ini.

    Seperti pada 2015-2016 di Korea Selatan. Kutu beras ini sudah bisa dijumpai di Cheongju dan Boeun di Chungcheongbuk-do, Gunsan di Jeollabuk-do dan Jangseong di Jeollanam-do seperti yang dilansir sciencedirect.com.

    Rupanya, hewan ini punya kelebihan bertahan hidup dan sangat mahir beradaptasi meski tidak tidak ada di beras. Misalnya, bisa pindah hidup ke gandum, jagung, sereal, dan masih banyak lagi.

    3. Mampu Bertelur 4 Butir per Hari

    Fakta unik lainnya, yaitu seekor kutu beras betina mampu bertelur rata-rata 4 butir per hari. Artinya, seekor bisa bertelur sampai 150 butir per bulan.

    Bahkan, hanya butuh waktu kurang lebih 3 hari agar telurnya menetas dan bisa hidup sampai 4-5 bulan.Tetapi, kalau lagi musim panas kadang hidup lebih singkat, hanya sampai 26-32 hari.

    Apa jadinya ya, kalau di rumah kebetulan punya banyak beras atau memang pedagang beras? Pasti pusingnya minta ampun, deh!

    4. Mengalami metamorfosis sempurna

    Fakta unik lainnya, kutu beras jenis serangga kecil ini punya siklus hidup yang sempurna yaitu menjalani 4 fase dalam siklus hidupnya.

    Fase ini mulai dari telur, larva, kepompong, dan akhirnya dewasa dan parahnya semua fase ini harus mengonsumsi beras. Beruntung, sekarang sudah banyak penelitian bagaimana membasminya. Misalnya, melakukan pemanasan pada beras yang lagi diserang kutu di 120° Fahrenheit (F) selama satu jam atau didinginkan di suhu 0° F selama seminggu.

    Selain itu, juga bisa menggunakan cengkeh dan daun salam atau lebih mudah dengan cara menjemurnya di bawah sinar matahari jika memang kutunya sudah terlalu banyak.

    5. Tak bisa menggigit

    Meski hama beras ini sangat mengganggu, tetapi jangan khawatir. Kutu ini aman dikonsumsi oleh manusia, lho!

    Dikutip dari laman ensiklopedi Iowa University, kutu ini memang tidak bisa menggigit atau menyengat, juga tidak membawa penyakit, jadi wajar disebut aman.

    Biar bagaimana pun kutu ini harus tetap dibasmi. Terlebih, kalau dibiarkan bisa membuat beras kita kehilangan bau alaminya, apalagi nutrisinya.

    Itu dia 5 fakta unik dari kutu beras ini. Jangan lupa basmi kutu ini dari beras yang kamu simpan di rumah. Semoga bermanfaat!

    Sumber : https://www.idntimes.com/science/discovery/addhy-manyipi/fakta-kutu-beras-c1c2
     
    Ganyool likes this.
Loading...

Share This Page